5 Mitos Dan Fakta Tentang Menyusui Bayi Yang Wajib Di Ketahui

BACABACAKU.com – Banyaknya mitos tentang menyusui membuat ibu menjadi kurang percaya diri untuk memberikan ASI kepada ananknya, ketakutan yang tidak beralasan malah makin membuat ibu-ibu berhenti menyusui dan memilih sus buatan sebagai alternative.

Diantara mitos-mitos itu adalah:

1. MENYUSUI MENGUBAH BENTUK BUAH DADA WANITA

Mitos atau pendapat yang mengatakan bahwa menyusui dapat mempengaruhi atau merubah bentuk payudara secara permanen adalah tidak benar.

Sebenarnya yang merubah bentuk payudara adalah kehamilan, bukan hanya menyusui. Kehamilan menyebabkan dikeluarkannya hormon-hormon dan menyebabkan tebentuknya air susu yang mengisi payudara.

Payudara yang sudah pernah terisi air susu, tentu akan berbeda bentuknya dengan payudara yagn belum pernah terisi oleh air susu

Jadi yang menyebabkan bentuk payudara adalah kehamilannya bukan menyusuinya.

2. MENYUSUI MENYEBABKAN SULIT MENURUNKAN BERAT BADAN

Mitos atau pendapat tersebut adalah tidak benar. Data membuktikan bahwa menyusui dapat membantu ibu menurunkan berat badan lebih cepat dari pada yang tidak memberikan ASI secara Eksklusif.

Sebab dengan menyusui timbunan lemak yang terjadi pada waktu hamil akan dipergunakan dalam proses menyusui, sedangkan wanita yang tidak menyusui, akan sulit untuk menghilangkan timbunan lemak ini yang khusus dipersiapkan tubuh untuk menyusui.

3. IBU BEKERJA TIDAK DAPAT MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF HINGGA 4 – 6 BULAN

Mitos ini tentu tidak benar, sebab banyak ibu-ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayinya selama 4 – 6 bulan. Bahkan beberapa ibu bekerja, tidak memerlukan tambahan pada cuti hamil 3 bulannya, untuk dapat tetap memberikan ASI Eksklusif sampai 4 – 6 bulan.

4. PAYUDARA SAYA KECIL TIDAK MENGHASILKAN CUKUP ASI

Mitos atau pendapat tersebut tidak benar. Besar/kecilnya payudara tidak menentukan banyak atau sedikitnya produksi ASI, karena payudara yang besar hanya mengandung lebih banyak jaringan lemak dibandingkan dengan payudara yang kecil. Sedang air susu dibentuk oleh jaringan kelenjar pembentuk ASI dan bukan jaringan lemak.

Jadi besar kecilnya payudara tidak menentukan banyak sedikitnya produksi ASI.

5. ASI IBU KURANG GIZI, KUALITASNYA TIDAK BAIK

Bayi dan ASI sebenarnya bersifat parasite. Sampai dengan batas keadaan tertentu, kualitas dan kuantitas ASI akan tetap dipertahankan walaupun harus dengan mengorbankan gizi si Ibu sendiri.

Kualitas ASI baru berkurang apabila Ibu menderita kekurangan gizi tingkat ke 3, sedangkan kualitas ASI masih tetap di pertahankan sampai tingkat kekurangan gizi ibu lebih dari derajat ini.

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.